Maafkan aku, Tuhan..
Aku menangis lagi untuk kesekian kalinya
Di hadapan-Mu aku meratap
Mata sembab
Nafas tercekat
Sesak


Tuhan, aku ingin bertemu hujan
Berpapasan dengannya,
kemudian ikut menangis bersama setiap tetes air matanya


Tuhan..
Bolehkah aku menyerah?
Bolehkah aku tidak melewati babak hidup yang ini?
Aku takut menghadapi ketakutanku
Aku lelah memarahi diriku yang selalu membandingkan dengan yang lain


Kuatkan aku, Tuhan..
Kuatkan langkah kakiku yang mulai lelah
Menghitung kembali langkah yang berhasil kutapaki
Hingga nanti sampai tujuan yang Engkau tentukan 


Maafkan aku, Tuhan..
Untuk semua hal yang seharusnya tak kukeluhkan
Untuk semua yang tak kusyukuri
Tapi babak ini terlalu sulit, ya Tuhan..


Aku yang tak pandai bersyukur,