Dear Jenderal..

Kaget gaaaak?
Gak yes?
Yah yaudah deh..
Ciyeee seneng tuh akhirnya setelah ribuan kali bolak balik ke sini ada postingan baru juga hahahaha..

Ga berasa udah sebulan lebih gue ga main ke sini.
Saking lamanya gue ga berkunjung, sampe-sampe waktu gue mau sign in eh ditolak sama blogger.
Dia ngambek.
"Kemana aja kamu? Menghilang seenak jidat ga ngasih kabar. Kamu pikir aku apaan!"



*kemudian hening*



Ada yang mau tau kabar gue?
Gak ada yes?
Yah yaudah deh..

Oke, walaupun kalian gak pengen tau kabar gue, tapi karena gue baik hati jadi gue akan kasih tau kabar gue. Alhamdulillah kabar gue baik. Setelah melalui perjalanan mencari kitab suci yang begitu rumit dan berbelit-belit, akhirnya gue menemukan suatu titik terang.
Ya, begitulah hidup.
Selalu ada hikmah di balik setiap peristiwa. *Plak! Sok tua lu!*

Salah satu hikmah dari peristiwa itu adalah........



Adalah.....



UKURAN CELANA GUE NAIK TIGA NOMOR.



OMAIGAT OMAIGAT OMAIGAT

Ini merupakan suatu prestasi yang luar biasa.
Setelah berdamai dengan keadaan, nafsu makan gue melonjak naik.
Mungkin ngunyah adalah satu satu cara yang efektif untuk menjaga hati biar ga sedih lagi.

Dalam sehari gue minimal makan 4 kali.
Dan salah satu sponsor terbesar dari bertambahnya ukuran celana gue adalah makan tengah malem.
Jadi beberapa bulan ini gue membiasakan diri untuk tidur setelah sholat isya, terus bangun tengah malem untuk menunaikan kewajiban gue sebagai mahasiswa level injury time.
Nah untuk menjaga agar kedua mata tetap terjaga, mulut harus gerak.
Alhasil lengan, perut, pipi, paha, dan kantong mata bersaing untuk menjadi yang paling besar. -_-
Tapi ini lebih ampuh ketimbang gue mesti minum kopi terus melek sampe malem.
Karena pada dasarnya hubungan gue sama kopi ga pernah baik.
Tiap kali minum kopi biar bisa melek, malah langsung merem.

Faktor lain yang cukup berpengaruh adalah hobi main masak-masakan.
Terinspirasi dari salah satu acara tipi, sebut saja Mas*piip*chef, gue sama ade gue suka battle masak gitu kalo lagi muncul jiwa isengnya.
Dengan bahan seadanya yang ada di kulkas, kita bereksperimen bikin masakan yang kadang bisa dimakan kadang bikin sepertiga populasi ayam keracunan.

HAAAAFFFFFFGGGGGGGHHHHHHHTTTTTTTTT

Kemudian muncullah kekhawatiran dari seorang ibu yang khawatir melihat anak gadisnya makan mulu tapi gak gendut-gendut.
Di suatu siang yang cerah, sang ibu menyuruh si anak untuk ngemil obat cacing 2 biji.
Si anak yang penurut mengikuti perintah ibunya.
Dan sejak saat itu, langit berubah menjadi cerah dan Teletubbies mau kembali ke sekolah.

Tapi sesungguhnya ada hikmah di balik bertambahnya ukuran celana, menyempitnya baju, dan semakin berisinya badan. Yang gue rasain sih, badan jadi ga gampang capek, ga gampang ngantuk, tapi tetep susah move on, asal diimbangi sama olahraga yes.

Alhamdulillah sekarang badan gue udah ga kayak anak kurang gizi lagi.
Akhirnya gue dan segenap kru yang bertugas hidup bahagia selamanya.

TAMAT.