Dear Jenderal..

Setelah tidak sukses melihara bebek, akhirnya bapak gue pindah haluan untuk melihara ayam.
FYI, bapak gue udah pernah melihara ayam sebelumnya.
Jam terbangnya udah banyak, pengalamannya udah segambreng, prestasinya segudang, dan pernah menyabet penghargaan sebagai pemelihara ayam teladan sekecamatan makasar. *oke ini lebay -_-*

Hari ini ayam bapak gue tetiba mati lagi.
Minggu lalu ayam jagonya juga baru mati.
Tanpa pamitan, tanpa ngasih pertanda apa-apa, tanpa nulis surat wasiat.
Gimana ga galau coba.........

Gambar pinjeman dari timquilts.com

Sebagai anak kesayangan bapak yang sering diberi titah untuk ngasih makan ayam, naluri detektif gue pun mencuat ke permukaan.
Gue mulai menggunakan kemampuan analisis matematika untuk menganalisis faktor-faktor apa aja yang bisa menjadi penyebab tewasnya ayam bapak secara tetiba.
Berikut adalah beberapa dugaan yang sempat singgah di pikiran gue:
1. Ayamnya sakit
2. Ayamnya digigit uler
3. Ayamnya diganggu makhluk astral

Berdasarkan dugaan yang diajukan, tanpa membuat analisis data lebih lanjut dan melakukan perhitungan statistika, didapatkan hasil terima H0 dan tolak H1 pada dua hipotesis awal.
Ini berarti tidak ada pengaruh antara kedua variabel tersebut dengan kematian sang ayam. (ini apaan sih ki -_-)
Kata bapak, ayam-ayam yang tetiba mati itu tadinya kondisinya sehat wal afiat tanpa kekurangan sesuatu apapun.
Makanannya senantiasa terjaga, 4 sehat 5 sempurna. Table manner selalu diperhatikan. Sendok, garpu, pisau semua direndem air panas dulu dengan suhu 200°. Dilarang makan sebelum cuci tangan pake desinfektan.
Pergaulannya dibatasi, ga boleh main sama ayam-ayam alay yang bulunya diombre.
Adat istiadat dijunjung tinggi. Ayam jantan dan betina dipisah pake hijab 3 rangkap.
Terjaga banget kan?

Gambar pinjeman dari wapday,com

Maka dari itu, muncullah dugaan yang ketiga, diganggu makhluk astral.
Sebagai penonton setia acara uji nyali di tipi, gue ngerasa kalo ini bukan kejadian biasa.
Buat yang pernah nonton film Conjuring, di sana ada scene dimana peliharaan yang punya rumah mati mendadak karena............duh gue ga sanggup ngelanjutinnya.

Setelah kejadian ini, mungkin bapak bakal meriksain ayam-ayam yang ada ke dokter hewan.
Eh, tapi di kampung makasar ga ada dokter hewan.
Kalo diperiksa di bidan aja bisa ga sih?

Yang menyedihkan dari kasus ini adalah ayam yang mati hari ini baru aja punya anak yang lucu-lucu. :"
Begitu induknya terkapar tak berdaya, semuanya langsung men-'ciapciap' minta tolong.
Sekarang anak ayam yang lucu-lucu itu dievakuasi di dalem kardus dan diberi kehangatan dari sebongkah lampu pijar.
Bayangkaaaaaaaan....
Anak sekecil itu udah ditinggal induknya.
Gue bisa ngebayangin gimana sedihnya. Hiks. :"
Makanya buat yang masih punya orang tua, ayo disayangin ya bapak ibunya ya.
Jangan sampe urusan dunia bikin kalian lupa sama mereka.

Gambar pijeman dari s217.photobucket,com

Sampe tulisan ini diturunkan, polisi (baca: bapak gue) dan anak buahnya masih menelusuri kasus endemik ini.
Ya baiklah mari kita doakan bersama-sama agar amal dan ibadahnya diterima oleh Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
Aamiin.
Salam kece,