H e l l o  w o r l d ! ! 

Mau ngucapin selamet dulu nih buat Indonesia yang berhasil masuk ke babak final piala AFF 2010 setelah ngelawan Pilipina kemaren malem.
Asik deh. Gak sia-sia kan latihan yang gue kasih selama ini. Tingkatkan yaaaaw! (loh?)


Denger-denger nanti pas final ngelawan Malaysia ya? HWAAAAAAAAAAAAW!!!!! Harus bisa menang pokonya. Demi Manohara. Demi para TKI dan TKW yang tak berdosa. Demi kebudayaan kita yang masih terus diakui mereka. Demi Unyil yang harus kembali berjaya di Indonesia tercinta (apaan sih??) 

Gue pun ingin berkontribusi dalam ajang bergengsi ini. Gue pengen memberikan sebuah karya emas-emas gue yang amat sangat mengguncang dunia perfilman dunia (iya gue ngerti kok gue gak jelas -_-) 

Kemaren malem, gue tiba-tiba dapet ilham buat bikin disain seragam PSSI untuk final AFF (kurang kerjaan banget ya gue?). Abis selama ini gue liat seragamnya tuh ngebosenin banget. Gak cantik gitu loh. Berbekal kekuatan kitab Kalkulus gue (yang gue jadiin alas), akhirnya gue mulai bekerja, berpikir, dan berdoa untuk Indonesia. 

Kalkulus = saksi bisu pemikiran aneh gue


Disain pertama :

BAGIAN DEPAN :

Dengan dasar berwarna merah, melambangkan bahwa darah kita masih tetep merah, dan aksen polkadot putih melambangkan bahwa gigi yang sehat itu berwarna putih. Di bagian tengah terdapat pita berwarna pink dengan obi berwarna hijau, ini menunjukkan bahwa para pemain bola masih punya rasa cinta dan kasih sayang  serta mendukung aksi go green. Di sebelah kiri ada lambanng burung twitter, ini berarti bahwa para pejuang menjunjung tinggi asas KEGAHOLAN. Lagian kalo pake garuda ntar dituntut orang lagi ^^. Di bagian bawah lengan terdapat renda-renda berwarna hijau. Ini menunjukkan bahwa pahlawan lapangan juga menjunjung tinggi asas KEUNYUAN (buat yang gak tau ’unyu’ apa, silakan buka kamus bahasa gaul). Kenapa warnanya hijau? Kan tadi udah dibilang, para pemain bola mendukung aksi go green 
Untuk celana, masih dengan aksen renda manis di bawahnya, disainer memilih warna biru jeans biar tetep keliatan modis dan atraktif. Soalnya kalo putih nanti cepet kotor kan. 

BAGIAN BELAKANG :

Untuk menyeimbangkan antara depan dan belakang, maka disainer memilih warna yang berbeda untuk bagian belakang seragam kali ini. Dengan warna dasar putih, ini mengingatkan para pemain untuk senantiasa meminum susu agar tulangnya kuat, sehat, serta segar (?). Aksen polkadot merah menunjukkan bahwa para pemain pun tak lepas dari yang namanya JERAWAT. Nomor punggung berwarna kuning artinya para pemain harus memiliki semangat yang tiada henti seperti mentari yang terus menyinari bumi ini (aiiiiih gubraaaak!) 
Ada dua gambar hati yang mengapit nama pemain. Ini melambangkan bahwa para pemain dikelilingi oleh orang-orang yang menyayangi dan mengasihi dirinya.  Makanya tidak ada penyiksaan dalam kubu PSSI (sotoy). Dan yang terakhir, di sudut kanan bawah, ada sesosok wajah yang sangat familiar di kalangan anak-anak. YAP! UNYIL. Ini menggambarkan bahwa seorang unyil pun mendukung Indonesia melawan UPIN & IPIN. 

Kalo yang disain pertama terlihat terlalu manis, nih masih ada alternatif disain kedua yang lebih GAHAR (menurut yang bikin).

Disain Kedua :

BAGIAN DEPAN :

Masih kental dengan nuansa merah putih ala bendera Indonesia, tapi kali ini bekerjasama dengan Trio Macan untuk bagian lengannya. Ini menunjukkan bahwa para pemain masih peduli dengan kelestarian hewan dan menjunjung tinggi musik dangdut yang merupakan budaya asli Indonesia. Disebelah kiri ada gambar semut. Seperti disain sebelumnya, ini merupakan pengganti dari lambang Garuda yang tiba-tiba diprotes keberadaannya itu. Kenapa harus semut? Karena eh karena, menurut filosofi buku yang gue baca, semut itu bisa membentuk komunitas yang solid, terus dia bisa berkordinasi dengan sangat amat baik. Lagian juga semut itu ramah-ramah, tiap ketemu temennya pasti salaman deh (coba perhatiin aja kalo lo lagi kurang kerjaan). Jadi gue berharap kita, bukan cuman para pemain bola, bisa mencontoh semut *PLOKPLOKPLOK!!* >> Tepuk tangan dari koloni semut. 
Untuk bawahan, gue masih mengusung aksen loreng-loreng ala satria baja hitam trio macan, tapi kali ini dengan warna berbeda tentunya. PINK. Kenapa pink? Ini menunjukkan bahwa walaupun para pemain bermuka sangar, tapi didalam lubuk hatinya yang paling amat sangat dalam sekali, sesungguhnya ia berhati lembut dan ingin dimengerti, dicintai, dan dikasihi oleh semua orang. 

BAGIAN BELAKANG :


Dengan warna dasar biru muda yang segar dengan gambar pohon yang tumbuh di sisi kiri, menunjukkan bahwa para pemain mendukung gerakan cinta bumi dan ingin bumi bebas polusi, kolusi dan nepotisme (eh?). Tak lupa dihiasi dengan nomor punggung berwarna ungu yang sangat manis dan unyuuu.. 
Kenapa UNGU??
Karena gue suka warna ungu. (jiaaaah..)

Kenapa ha?

Gak suka?

Ngajak berantem?

Tulisan nama diapit oleh 2 buah bintang berwarna kuning yang sedang bersinar amat terang menunjukkan bahwa para pemain peduli kepada anak-anak dan menyuruh anak-anak menggantungkan cita-citanya setinggi bintang. Kalo yang unyil, filosofinya sama kaya tadi. 

Udah ah cape gue.
Semoga aja gak ada orang stres yang nerima disain gue ini buat jadi seragam timnas selanjutnya.

Amin.