Wahai wanita cantik, engkau yg diciptakan dengan sangat semprna oleh Rabbmu. Indah dgn segala kelebihanmu yg ada.

Wahai wanita cantik, sering kali aku melihatmu berjalan dengan baju yg sangat sederhana, bahan yg sederhana, dan ukuran yg sangat" sederhana, hingga bagian auratmu yg harusnya tak tampak menjadi tampak.

Wahai wanita cantik, cukup sering aku melihat engkau jalan d dpn para lelaki dgn pakaian sexy-mu, dan para lelaki itu menatapmu dgn sangat lekat dr ujung kakimu sampai ujung rambutmu.

Wahai wanita cantik, ketahuilah engkau bgtu brhrga, trlalu brhrga. Engkau bagai intan berlian yg trpajang pd sebuah kotak kaca indah berkunci dan terbungkus rapi.
Engkau bukan emas campuran murahan yg trpajang d etalase dpn toko dan dgn seenaknya sang pembeli dpt merabamu, memegang tubuhmu dan memakaimu hanya u/ mencoba, lalu sang pembeli pergi, tak jadi membelimu dan mengembalikanmu d tmpt yg sama. Bukan, engkau bukan itu wahai wanita cantik. Engkau intan berlian yg trpajang pd sebuah kotak kaca indah berkunci dan terbungkus rapi dan tak seorangpun yg dpt memegangmu seenaknya tanpa membelimu.

Wahai wanita cantik.
Engkau sungguh indah, bagai bunga mawar yg ketika org ingin mengambilnya harus merasakan dahulu duri pertahanan diri yg kau punya.
Engkau bukan bunga bangkai, yg terlihat begitu indah dr kejauhan dgn warna yg menyala yg membuat serangga tertarik u/ mendekatimu, namun ketika didekati kau busuk. Baumu saja sudah membuat org mual, apalagi memilikimu, merekapun enggan memilikimu.