Dear Jenderal..

Tau film Oz The Great and Powerful dong?
Film ini lagi happening banget loh.
Bahkan katanya udah masuk Box Office.
*Eh? Emang iya ki? Sotoy lu!*

Minggu kemaren gue nonton film ini.
Awalnya sih penasaran apa yang bikin film ini bisa jadi buah bibir orang-orang.
Eh pas tau ini buatan Disney jadi semangat pengen nonton deh.


Sinopsis:
Oscar Diggs adalah seorang pesulap yang mengandalkan trik dan kegantengannya untuk memberikan pertunjukan sulap. Saat triknya ketahuan dan Oscar hendak berpindah tempat lagi ia dan balon udaranya kemudian terhisap sebuah topan badai. Ketika Oscar sadar ia sudah berada di sebuah dunia fantasi bernama Oz – dunia yang sesuai dengan nama panggilannya. Oscar kemudian bertemu dengan penyihir manis Theodora yang mengatakan bahwa Oscar adalah orang yang akan memenuhi ramalan dunia Oz; yang datang dan akan mengalahkan sang penyihir jahat. Oscar semula tidak percaya akan hal ini tetapi ketika ia diiming-imingi harta kekayaan dan tahta kota Emerald City maka Oscar pun setuju akan tawaran dua bersaudari Theodora dan Evanora. Sanggupkah trik sulap dari Oscar yang palsu mengalahkan sihir asli sang penyihir jahat? (pinjem dari sini)




Ekspektasi gue untuk film ini agaknya terlalu tinggi deh.
Gue pikir ini bakal jadi film fantasi yang bener-bener GREEEAAAT, eh ternyata ga.
Dibilang jelek ga, tapi dibilang keren banget ya ga juga.
Cukup menghibur, tapi kurang berkesan buat gue.
Ceritanya khas kisah fantasi anak-anak.
Orang biasa ngelawan penyihir, terus penyihirnya kalah, terus orang biasanya nikah sama penyihir yang baik.
Seperti biasa, happy ending.

Animasinya super keren.
Disney emang udah juara deh untuk masalah yang satu ini.
Tapi begitu digabungin sama orangnya, duh kok agak maksa gitu ya?
Ga begitu nyatu sama animasinya sih menurut gue.
Ada lighting yang kurang pas gitu kayanya. *eh? Iya ga sih? Ga ya? ah iya saya emang sok tau orangnya..*
Emmm.. entah kenapa jadi inget sinetron Indosiar.

Tau sinetron Indosiar dong?
Itu loh yang naga-nagaan, yang istana bawah laut, yang siluman-silumanan.
Mungkin kalo sinetron Indosiar dijual ke luar negeri laku kali ya?

Dari 0 sampe 10, gue sih kasih nilai 7,5 buat film ini.
Lumayan lah masih dapet nilai B ya :p

Ini cuma pendapat gue doang loh ya.
Kalo pendapat lo gimana?

Salam kece,