Dear Jenderal..

Di suatu siang yang terik, seorang gadis cantik berinisial O sedang asik membuat ancur kue lebaran bersama tante dan kedua orang saudaranya.
Kue lebaran yang diproduksi dengan sepenuh hati tersebut diantaranya adalah kue semprit, putri salju, dan choco cookies.
Karena tidak suka dengan nastar, maka kue tersebut dicoret dari daftar hadir kue lebaran.
Padahal  bahannya sama aja kayak semprit ya.
Meuni riweuh maneh mah.. -_-

Nah, waktu sedang asik-asiknya ngunyel-ngunyel adonan, tiba-tiba bapak dari gadis itu masuk dengan tergopoh-gopoh sambil berkata,
"Kalau bebeknya dipotong aja bagaimana?"
Seisi ruangan sontak terkaget-kaget.
Tidak ada angin, tidak ada hujan, tidak ada pacar, tiba-tiba sang bapak ingin memotong bebek.
Ada apakah gerangan?
Kedua saudara beserta tante sang gadis yang berinisial O itu sangat setuju jika bebeknya dipotong satu.
Namun sang gadis bersikeras tidak membolehkannya.
"Itu bebeknya sudah tua, Ayahanda. Sudah keras dagingnya. Tidak enak." ujar sang gadis.

FYI, sang gadis yang berinisial O itu memiliki 3 ekor bebek kesayangan.
Dahulu kala ia pernah dibelikan 7 ekor bebek, kemudian mati satu persatu.
Kemudian sang bapak membelikannya lagi 6 ekor bebek, yang kemudian mati lagi satu persatu.
Dan sekarang hanya tinggal 3 ekor yang mampu bertahan dari seleksi alam.

Gadis itu kemudian diajak berbicara empat mata oleh bapaknya.
Sang bapak menunjukkan kondisi bebek yang sudah pincang tak berdaya.
Bapaknya berkata bahwa tadi pagi kondisi si bebek masih baik-baik saja.
KENAPAAAAA?? KENAPAAAAA???

Judul FTV baru: Derita bebek malang

Akhirnya sang gadis yang berinisial O itu merelakan bebeknya yang paling gendut itu dipotong.
Ini semua demi kebaikan kamu bek, pikir gadis itu.
Setelah melakukan ritual persembahan terakhir berupa memberikan minum dan memandikan si bebek, akhirnya bebek itu disembelih dengan diiringi takbir dan air mata sang gadis.
KREEEEEK!
Seketika darah segar mengucur keluar, dan sang gadis langsung mual-mual.

Si bebek nangis waktu mau dipotong

Sevelito sama CirKey bersedih hatinya

Setelah mencabuti bulu, bapak dari sang gadis berubah menjadi dokter bedah dadakan.
Dipretelinya satu persatu bagian tubuh si bebek.
Begitu masuk ke organ dalam, sungguh tak disangka bahwa ternyata si bebek sedang mengandung!
Dijumpainya sebuah janin yang sudah hampir menyerupai telur, dan 3 butir janin kecil berwarna kekuningan di dalam perut si bebek.
Entah itu darah daging siapa, yang jelas seketika sang gadis merasa sangat bersalah.
Ternyata itu bebek betina, harusnya namanya bukan Lawson.
Harusnya namanya Lawsonchan. Hikshiks.. T.T

Karena berniat ingin membantu, akhirnya sang gadis turun tangan.
Ia melihat ada seonggok usus tergeletak tak berdaya, dan kemudian timbullah pikiran kurang kerjaannya.
Diambilnya usus tersebut kemudian ia bersihkan.
Tapi belum sampai 5 menit, sang gadis langsung mengangkat bendera putih.
Kenapa?
Karena isi dari usus itu bau, jenderal!
Yunowkan?
Yunowkaaaaaan???? *goyang-goyangin pundak sambil melotot manja*

VOILAAAAA!! Lawsonchan sudah berubah..

Sang bapak yang melihat peristiwa tersebut malah tertawa namun kemudian langsung menyelamatkan anak gadisnya dari bencana E pangkat 2.
Dibuangnya usus yang sangat bau tersebut.
Namun sebelum dibuang, sang anak berhasil menyelamatkan ampela si bebek.
Soalnya sayang kalau dibuang.
Dan begitu ampelanya dibedah...
JENGJEEEEEEEEENG!!!
Sang bapak dari gadis cantik itu melihat sesosok benda bulat mengkilap di antara kumpulan kotoran bebek.
K-E-L-E-R-E-N-G.
Kelereng! Ya salam..

Sang bapak dari gadis cantik yang merasa tidak pernah memberi makan kelereng kepada si bebek pun terkejut.
Siapapun yang dengan sengaja atau tidak meletakkan kelereng di kandang bebek sampai akhirnya dimakan, kalian sungguh kejam.
Bukan cuma membunuh bebek yang paling gemuk, tapi juga membunuh masa depan calon anak-anak si bebek dengan tidak berperikehewanan.
Hiks.

Selamat tinggal, Lawsonchan!
Selamat datang bebek rica-rica!
Salam kece,