WELCOME OCTOBER!! 


Dear Jenderal..


Dalam rangka memperingati Hari Raya Ulang Tahun kembarannya Laura Basuki *nunjuk penulis* yang ke 19 (kurang lebih 24 hari lagi),
Dalam rangka menyambut hari Kamis besok yang mungkin akan indah,
Dalam rangka menunggu Ayu Ting Ting direkrut iklan sosis Sonais,
Dan dalam rangka...

Emmmmpppfffhhh...


Dalam rangka apa lagi yaaaa???


Ah sudahlah..


Gue mau mempersembahkan satu lagi hasil pemikiran gue yang udah tertunda hampir setaun.


Kalo taun kemaren ada cerita 'Bawang Merah Bawang Putih' ama 'A new cinderella story', sekarang tentang pasukan pembela kebetulan pembasmi orang utan, yaitu PASUKAN KEBAYA. (Liat yang ini ama yang ini dulu deh..)


CHECK IT OUT! 



Di suatu hari yang cerah...

Matahari masih buka cabang dimana-mana, diskonnya masih gede-gedean, tapi tetep aja harganya masih mahal-mahal,
tersebutlah 3 orang kakak beradik yang sedang berjalan-jalan ke sebuah taman.


Mereka adalah Sri Suketi, Ponikem Lestari, dan Suratmi Widyaningsih.
Ketiga anak ini diduga masih ada hubungan darah dengan Teletubbies dan Ninja Hatori.


Tiba-tiba ada seorang bapak setengah baya mendatangi mereka, "Kalian nanti akan jadi orang yang blak-blakan *kesambet iklan*. Eh bukan. Maksudnya jadi superhero. Bersiaplah! Dia sudah datang!"


Suketi terkejut. Ponikem semaput. Suratmi benerin rambut.


Plis jangan komentarin gambarnya.


Sang bapak memberinya 3 buah kebaya super yang bisa dibilang lebih mirip kostum badut.
Mereka diamanahkan untuk membasmi segala moderenisasi yang menghalangi pelestarian aset negeri.
Dan perjuangan mereka dimulai disini..


Mereka bingung.
Siapa musuh mereka?
Bagaimana cara melawannya?
Belum sempat mereka bertanya, sang bapak telah tiada.
Jangan tanyakan mengapa.
Karena dia bukan tokoh utama.


Di perjalanan pulang, Ponikem melihat sesosok makhluk yang tidak pernah ia temui sebelumnya. Sesosok wanita berambut seperti gulali warna-warni, dengan lemak disana-sini, di duga sering makan di ka-ef-ci, mengenakan celana pendek sekali, ditambah baju kurang bahan yang menunjukkan ketek yang penuh daki, dan tak lupa sepatu hak tinggi 20 centi.


Ini dia.
Ini musuh kita.
Kata Suratmi dengan penuh percaya diri.


Tiba-tiba Suketi sakit perut.


Ponikem :
Bagaimana cara kita berubah? Apa kita harus ke toilet dulu baru melawan mereka?

Suketi :
Apa aku harus berlari ke hutan lalu ke pantai?

Suratmi :
Gak sempet lah. Keburu dia pergi itu mah.
 
Ponikem :
Terus gimana?

Suketi :
Pecahkan saja gelasnya!

Suratmi & Ponikem :  
TUTUP MULUTMU SUKETI!!


Di tengah kegalauan yang melanda jiwa dan raga ketiga anak bangsa yang cantik jelita, datanglah seorang pemuda berkaca mata kuda dari tempat yang tidak diketahui asalnya. Selidik punya selidik namanya adalah PAIJO.

Sekali lagi, plis, jangan komentarin gambarnya

"Mari kita bersatu melawan Momod (monster moderenisasi) itu!!" ucap paijo sambil ngikutin gaya Morgan SMASH makan sosis sonais.


Ponikem :
Tapi kita gak tau cara make baju ini, ganteng.. *genit dikit*

Suratmi :
Iya kita gak tau. Gimana ini?

Suketi :
*ngeces* "Ganteng banget sih kamyuuuu.."

Paijo :
Itu kan ada buku petunjuknya ya..


Dengan segera mereka membaca buku petunjuk tersebut.


Dengan mengucapkan Bismillahirahmanirrahim dan al-fatihah dilanjutkan surat al-bayyinah, kami akan berubah!!! AAAAAAAAAAAAAAA!!!


Seketika mereka berubah.
Masing-masing sudah memakai kebaya.
Jangan ngebayangin gimana cara bertarungnya. Plis, jangan.


Senjata andalan Suketi adalah konde yang bisa berfungsi seperti bumerang, Ponikem tusuk konde yang bisa diperbesar hingga 10 kali ipat dan berfungsi sebagai pedang, dan senjata andalan Suratmi adalah Jala konde yang berfungsi sebagai jaring penangkap musuh.


PLAK! PLAK! PLAK!! 
Tampar-tamparan lah mereka bertiga dengan si momod korban tren.
Sesekali momod membalas dengan menjambak rambut Paijo.
Tusuk konde Ponikem ngerusak jala kondenya Suratmi.
Bumerang Suketi nyasar ke hatinya Paijo.(?)


Oke deh. Gak usah dilanjutin lagi ya pertarungannya.
Nanti malah ada anak kecil yang ngikutin lagi.
Ini bukan untuk dipraktekkan di sekolah ya adik-adikku yang lucu *kedip kedip kecup kece kibas bulu ketek*


Ya intinya kaya cerita-cerita superhero biasanya.
Pasukan kebaya dan paijo menang.
Si momod sadar dan janji gak akan make baju mini dan makan ka-ef-ci lagi.
Paijo dan Suketi nikah terus punya bayi.


Dan mereka hidup bahagia hingga akhir masa~


T.A.M.A.T


NOTE : Sementara waktu mau vakum dulu. Mau ngurus karier nih. Mumpung lagi naik daun. Plis. Plis banget. Jangan nyariin.


Salam kece,


Onyil Ting Ting