Dear Jenderal..

Beberapa hari yang lalu, tepatnya pada tanggal 3 dan 4 Juli 2013, idol group JKT48 melangsungkan konser tunggalnya di Jakarta.
Konser yang bertajuk "Perkenalkan, Nama Kami JKT48" ini berlangsung di 5 kota di Indonesia.
Sebagai penutup, konser dilaksanakan selama 2 hari dalam 3 show di Jakarta.


Suatu hari yang cerah, seorang Okky Tri Rahayuningsih Larasati yang rendah hati dan baik budi yang sedang mengalami masa liburan semester mengalami suatu hal yang menakjubkan.
Di malam yang sunyi senyap, Senin 1 Juli 2013, saya iseng mengisi sebuah form di situs INI karena belum bisa tidur.
Sebuah situs persembahan salah satu provider di Indonesia yang menawarkan tiket konser JKT48 secara gratis.


Tak disangka, esoknya saya mendapatkan surel yang menyatakan bahwa saya adalah pemenang tiket konser JKT48.
Seketika bunga-bunga bermekaran dalam hati saya. *oke ini berlebihan*
Bukan masalah tiketnya, tapi masalah...

emm..

masalah..

masalah apa ya?

Tunggu sebentar.
Biar saya cari kata-kata yang pas dulu ya.
Nanti kalau sudah ketemu saya balik lagi.
Kamu tunggu di situ.


Rabu siang, 3 Juli 2013, saya melucur ke alamat yang diberikan.
Di sana tertulis alamat kantor di sebuah gedung di kawasan Sudirman.
Wow.
Ini pertama kalinya saya masuk ke sebuah perkantoran di kawasan tersebut.
Sebuah kawasan elit, dengan gedung-gedung yang menjulang dengan gagahnya menantang langit.
Norak, kampungan, udik, apapun namanya, yang jelas saya merasa sangat asing dengan tempat itu.

Setelah mengalami beberapa kejadian memalukan yang disebabkan karena keluguan dan ketidaktahuan gadis manis seperti saya ini, akhirnya tiket konsernya sudah berada di tangan saya.
Sebuah tiket tribun tengah show 2, yang jika beli sendiri harus merogoh uang seharga Rp300.000, saya dapatkan secara cuma-cuma.

Tiket Konser "Perkenalkan, Nama Kami JKT48"

Karena hanya mendapatkan satu tiket, saya ragu apakah akan saya gunakan atau tidak tiket tersebut.
Awalnya saya berniat mengajak teman saya, Liana Putri Maharani alias Kapten Kinal KW superrr, untuk menonton konser ini jika mendapat dua buah tiket.
Namun karena hanya mendapat satu, akhirnya saya memutuskan untuk tidak datang.
Lagipula esoknya saya ada pelatihan pengembangan media dan presentasi lisan di kampus, pikir saya.
Maaf ya JKT48, saya tidak bisa datang..

Akhirnya karena merasa sayang dengan tiket yang ada, saya menawarkan ke teman-teman saya di Twitter.
Hingga Kamis pagi, beberapa orang sekadar bertanya tanpa memberi kepastian.
Saya pikir memang saya tidak berbakat menjadi calo tiket konser.
Sudah saya pasrahkan jika memang tiketnya tidak jadi dijual.
Lumayan untung kenang-kenangan kalau saya pernah beruntung, pikir saya.

Tapi ternyata sejam sebelum konser dimulai, pukul 13.00 WIB, teman dari kakak tingkat saya datang untuk mengambil alih tiket saya.
Kemudian tiket gratisan saya pun dihargai Rp50.000 oleh kakak itu.
Hahaha lumayan untuk mengganti uang bensin saya.
Walaupun kata bapak seharusnya saya bisa menjual lebih mahal.

Awalnya saya takut memberikan harga mahal karena takut kalau tiketnya tidak bisa dipindahtangankan.
Maka dari itu saya meminjamkan kartu identitas saya, berupa SIM A, sebagai pegangan kepada sang kakak.
Meminimalisasi kemungkinan terburuk lah.
Eh, tapi ternyata tidak diperiksa.
Aaaaaaaaaah.. tuh kan harusnya memang bisa dijual lebih mahal!

Saya sempat iri ketika sang kakak menceritakan betapa serunya konser tersebut.
Tapi pasti lain cerita jika saya yang berada di posisinya waktu itu.
Nonton konser, sendirian, di tengah lautan penggemar JKT48 yang didominasi oleh kaum lelaki, dan yang terpenting adalah saya belum pernah nonton konser sebelumnya.
Jangankan nonton konser, nonton Indonesia Open live saja saya pusing saking berisiknya.
Iya, saya memang tidak cocok kerja di air. (eh?)

Beruntunglah, ternyata pada tanggal 8 Juli 2013 konsernya ditayangkan di televisi.
Hal ini membuat saya jadi tidak terlalu menyesal telah menolak kesempatan untuk menonton secara langsung.
Karena saya tetap bisa menikmati lagu-lagu yang mereka, melihat seifukunya yang sangat bagus berpadu dengan dancenya yang super keren.
Hahahahaha berlebihan.

Oiya, berhubung ini 1 Ramadhan 1434 H, saya mohon maaf ya atas kesalahan yang pernah saya lakukan.
Baik secara lisan, maupun tulisan.
Semoga lancar puasanya, ibadahnya, nyari jodohnya ya.

Salam kece,