Dear jenderal..

Selang beberapa hari setelah Monster University rilis, datanglah sebuah film animasi baru garapan Illumination Entertainment yang telah hijrah dari Dreamworks ke Universal Pictures. *CMIIW ya*
Film yang berjudul Despicable Me 2 ini merupakan sequel dari Despicable Me yang meraih sukses pada tahun 2010.


Sinopsis:
Gru (Steve Carell), kini tengah asyik menikmati kehadiran anggota baru keluarganya, Agnes, Edith dan Margo. Hari-hari Gru disibukkan dengan ketiga putrinya tersebut. Gru bahkan kini memiliki profesi baru, yakni memproduksi selai dan jelly.

Hal tersebut tidak berlangsung lama setelah seorang wanita datang menghampiri Gru ke rumahnya, Lucy (Kristen Wiig). Dengan cara yang sedikit ekstrim, Gru pun dibawa menuju markas Liga Anti-Kejahatan. Disana, Gru dimintai bantuan untuk menghentikan seorang penjahat baru yang memiliki serum rahasia.

Berdampingan dengan Lucy sebagai rekan kerja, Gru pun memulai kembali aksinya. Ditengah-tengah pencarian tersebut, Gru bertemu dengan penjahat baru yang ia curigai, Eduardo El Macho (Benjamin Bratt). Dan disaat yang bersamaan, para minions Gru mulai menjadi korban dari kejahatan El Macho.

Bagaimanakah cara Gru menyelamatkan para minionnya tersebut? (sumber : KLIK!)


Dari segi cerita, saya merasa cerita yang ditampilkan biasa saja.
Tidak istimewa dan mudah ditebak jalan ceritanya.
Yang membuat film ini istimewa adalah kehadiran minions yang selalu memecah tawa karena tingkah lucunya.
Jika tidak ada minions, saya yakin film ini tidak akan berkesan.
Sekadar hiburan, tanpa ada pesan tersirat.

Visualnya sangat apik dengan paduan karakter lucu dan imajinatif.
Walaupun sama-sama menghadirkan sosok bermata satu seperti Monster University.
Ya dari nama penggarapnya saja sudah Illumination Entertainment.
Mungkin ini cara mereka memasyarakatkan illuminasi melalui karakter-karakter lucu dalam film.
Mungkin.

Minions

Karakter tokohnya menurut saya kurang kuat dalam sehingga jadi kurang berkesan.
Padahal Agnes di film ini lucu sekali loh.
Satu-satunya yang paling berkesan adalah Minions.
Tingkah polahnya yang konyol dan menggelitik.
Terutama saat mereka menyanyikan lagu Underwear yang merupakan plesetan dari lagu I swear.
Jika minions dibuatkan film sendiri, mungkin akan laris di pasaran.


Di akhir film, diberikan additional scene para minions yang lucunya maksimal.
Jadi jangan buru-buru keluar dan pastikan kalian menonton hingga akhir ya.
Dijamin lucu.


Dari 1 sampai 10, saya memberikan nilai 7 untuk film ini.
Cukup menghibur, tetapi tidak berhasil membuat saya ingin menonton lagi.

Salam kece,