Dear Jenderal..

Internet sekarang makin kejam ya.
Semacam obat-obatan terlarang yang bahkan posisinya sekarang bisa menggantikan buku pelajaran.
Maksudnya itu orang-orang lebih milih internetan dibandingkan dengan pacaran sama buku pelajaran.
Liat aja berapa banyak pelajar yang sering buka buku tapi tangannya pegang hape.
Ade gue sih gitu.
Gue juga.
Kadang.

Bukan itu aja.
Saking kecanduannya sama internet, ada orang yang kalo ditanya apa, jawabnya 'tanya Google aja'.
Contoh pertanyaannya nih ya:
Ini cara bikin game pingpong gimana ya?
Kalo mau ke daerah Bojong Kempot lewat mana ya?
Ini pembuktian rumus ini gimana sih?

Dan bukan ga mungkin suatu saat nanti kalo ditanya 'nama orang tuanya siapa', orang-orang bakal jawab 'tanya Google aja'.

Gambar pinjeman jenderal!

Dunia maya itu emang indah ya.
Ibarat pertunjukan, dunia maya itu panggung yang amat sangat besar.
Terserah deh lo mau ngambil spot dimana.
Di twitter boleh, di facebook boleh, di heello, di soundcloud, di myspace, di friendster, di plurk, di blog juga boleh.
Semua bebas mau mempertunjukkan apa aja.

Dunia maya itu panggung drama.
Semua orang bisa bebas berekspresi.
Bahkan bebas untuk ga jadi diri sendiri.

Contoh, banyak orang yang mendadak bijak di status-status facebooknya.
Padahal di dunia nyata belum tentu.
Ada juga orang yang mendadak kece di setiap apdetan twitternya.
Padahal di dunia nyata belum tentu.
Bahkan ada juga yang sok kuat dan mencoba antimainstream berusaha ga galau di setiap tulisan-tulisan di blognya.
Padahal di dunia nyata belum tentu.

Tapi semua itu sah-sah aja sih menurut gue.
Ya karena itu tadi, dunia maya itu panggung drama.
Disana, lo yang jadi artisnya.
Makanya banyak orang yang betah berada di dunia maya.
Sampe rela begadang demi karir keartisannya di dunia maya.
Sampe rela ga belajar demi perannya di dunia maya.
Lah wong jadi artis gitu kok, gimana ga enak?

Makanya kalo ada orang yang charming di dunia maya, jangan terlalu percaya.
Kadang maya yang terlihat begitu mempesona belom tentu benar nyatanya.
Mulai dari foto, tulisan, bahkan kepribadian bisa aja direkayasa di dunia maya.

Sebenernya tulisan ini juga teguran buat gue.
Buat lo juga yang ngerasa udah terlalu jauh ikut arus perkembangan jaman.
Segala yang berlebihan itu tidak baik, jenderal!
Gue ngerasa ada yang berubah dari cara gue nulis nih. Mungkin ini yang disebut sindrom mendekati kepala dua ya..



Salam kece,