Dear Jenderal..


PRAAAAAAAAAAAK!!!
Suara gebrakan meja menggema memecahkan lamunan.
Usagi menggebrak meja dengan wajah cemberut.

"Heeeeemmmmmpppfffttthh.. kita ga bisa kaya gini terus. Kita udah kalah pamor. Kita harus bikin inovasi." ucap Usagi.

Ai, Ami, Makoto, dan Rei saling pandang.
Ini bukan kali pertama Usagi berkelakuan aneh.
Nampaknya anggota Sailormoon yang satu itu sedang mengalami krisis pamor stadium 3.897341654371.

"Terus menurut kamu kita harus ngapain sekarang?" tanya Makoto.

"Kita udah kalah pamor, girls. Pamor kita udah digeser sama sinetron, acara masak, sama acara musik. Udah lah kita terima nasib aja." sahut Rei.

"GA BISA!! Kita ga boleh diem aja. Kita ini pahlawan."
Usagi mencoba meyakinkan teman-temannya.


"Iya. Tapi dulu." timpal Ai.

"Ga ngerti deh sama orang-orang. Kita tuh kurang apa sih? Jahat banget sampe ngelupain kita gitu." ucap Usagi sambil menggerutu.

Usagi terus uring-uringan.
Teman-temannya bingung.
Tiba-tiba aja Ami, sailor yang paling pinter, nyeletuk, "Gimana kalo kita bikin band aja?"

"Ah, aku ga bisa maen alat musik." ujar Ai tak antusias.

"AHA!! Aku tau! Aku tauuuu!" teriak Usagi.

"APA?" sahut keempat orang teman Usagi secara bersamaan.

"Kita bikin girlband aja! Kan lagi ngetren tuh. Aku pikir ini ide yang bagus banget banget banget biar kita bisa terus eksis." papar Usagi dengan penuh percaya diri.

Keempat teman Usagi saling pandang dan tidak yakin dengan usulan tersebut.

"Suaraku jelek, girls." ucap Rei.

"Hayaaah.. Kan ada teknologi. Bisa kok disulap jadi bagus. Cincai lah." jawab Usagi.

"Oke. Setuju! Kita ajak sailor episode tua juga gimana? Biar rame gitu?" ucap Makoto penuh semangat.

"SETUJU!" sahut mereka bersamaan.

Setelah menghubungi Setsuna, Haruka, Michiru, dan Hotaru, akhirnya mereka bersembilan membentuk sebuah girlband dengan nama Sailors Generation.

Gambar pinjeman

Karirnya beranjak naik lagi semenjak pasukan pembela kebetulan dan pecinta anak-anak jalanan ini berubah menjadi girlband.
Lagunya laris manis di pasaran.
Mulai dari balita sampe lansia, semua tau lagu mereka.
Judul lagunya 'Never never want you really really love you (NNWYRRLY)'.
Iya, emang agak panjang judulnya tapi lagu ini berhasil bertengger di chart no.1 Dahsyat Inbox Derings dan Mantap selama 2 hari berturut-turut.
Salut!

Namun ada pepatah yang bilang, semakin tinggi pohon semakin kencang pula angin yang berhembus.
Enatah bener atau engga pepatahnya.
Penulis skenario bukan anak bahasa Indonesia soalnya.

Setelah merayakan hari jadi yang pertama, muncullah masalah yang cukup serius di kubu Sailors Generation.

"Kita udah ga cocok, girls." kata Rei.

"Iya aku juga ngerasa kita udah ga sejalan nih." tambah Ai.

"NGGAAAK!! Kita masih cocok. Kita masih sejalan. Plis kita omongin ini baik-baik. Aku ga mau kita putus." ucap Usagi dengan penuh dramatisasi.

Delapan orang temannya memandangi Usagi dengan tatapan 'Hellooooh ngapain sih lo?'.
Ya, Usagi emang kebanyakan nonton tipi.
Dia kebanyakan nonton sinetron Abu-Abu Putih sepertinya.

Balik lagi ke cerita.

Ternyata menejemen yang menaungi Sailor Generation pun merasakan hal yang sama dengan Rei dan Ai.
Mereka merasa kalo Rei dan Ai udah ga cocok dengan konsep yang diusung Sailors Generation.
Rei yang mukanya udah ga unyu lagi ga mau disuruh operasi plastik.
Dan Ai ternyata diam-diam sudah mempunyai kekasih.
Di Sailors Generation dilarang punya pacar, FYI aja sih.
Akhirnya menejemen memutuskan untuk mengeluarkan Rei dan Ai.

Para fans kecewa dan bermuram durja sampe 2 kali bulan purnama.
Menejemen mau ngadain audisi pengganti Rei dan Ai.
Tapi belom sempet audisi, eh empat anggota Sailors Generation alias esji ini mengundurkan diri.
Katanya mereka ga sanggup menerima orang baru sebegitu cepat.
Mereka lagi mainstream ikutan orang-orang susah move on.
Jadi daripada menyiksa perasaan, lebih baik mundur duluan.

Para fans makin kecewa dan tidak terima.
Mereka berdemo sana sini setiap hari minta diturunkannya harga minyak tawon.
Ga tau korelasinya apa.

Oke, akhirnya Sailor Generation alias esji sekarang tinggal bertiga.
Karena fans udah pada kecewa sama mereka, akhirnya mereka pindah menejemen.
Ga nyambung sih sebenernya, tapi yaudahlah ya.


Karena pindah menejemen, mereka pun disuruh pindah aliran musik.
Dari pop unyu jadi dangdut.


T H E  E N D

Photobucket
"Postingan ini diikutsertakan dalam My First Giveaway: P-A-R-O-D-I ANIME oleh Ca Ya"


Salam kece,